Monday, April 13, 2020

Apa itu Dukhon?



Apa itu Dukhon?


Di tengah viralnya penyebaran berita - berita tentang wabah virus Corona, akhir – akhir ini juga beredar isu – isu mengenai peristiwa yang katanya akan terjadi pada pertengahan Romadhon ini. Peristiwa apakah itu? Yaa, Dukhon. Apa itu Dukhon?. Dukhon berasal dari bahasa arab yang artinya asap. Menurut isu yang sedang beredar dikalangan umat muslim sekarang ini, dukhon ini adalah peristiwa dahsyat yang merupakan salah satu tanda kiamat akan terjadi. Banyak beredar bahwa peristiwa ini terjadi apabila pertengahan romadhon tepat pada hari jum’at. Dan entah suatu kebetulan atau memang betul, pada romadhon tahun 1441 H ini, pertengahan romadhon yaitu tanggal 15 romadhon ini bertepatan dengan hari jum’at. Sehingga banyak berita – berita tentang hal tersebut yang beredar saat ini.

Diantara isi berita yang beredar mengenai dukhon, ada yang mengatakan bahwa dukhon ini peristiwa yang akan terjadi pada 15 romadhon, peristiwa ini berupa asap tebal yang panas. Sehingga dianjurkan tidak keluar rumah pada saat peristiwa ini terjadi dan dianjurkan menutupi lubang – lubang yang ada di rumah supaya asap tersebut tidak masuk. Entah berita – berita tersebut apakah benar – benar terjadi? wallahu a’lam.

Akibat viralnya berita – berita tersebut, banyak para ulama yang angkat bicara atau mengklarifikasikannya. Salah satunya penulis mengutip penjelasan dari ulama yang cukup masyhur. Inti daripada isi ceramah beliau adalah, dukhon itu artinya asap. Itu sebenarnya ada pembahasannya tentang tanda – tanda kiamat akan terjadi. diantaranya yang disebutkan adalah nanti akan datang suatu masa, nanti suatu hari langit itu akan keluar asap, itu tanda hari kiamat. Sampai nabi Saw. mengatakan “ hari kiamat tidak akan tiba kecuali datang 10 tanda – tanda kiamat”. Diantaranya ialah Dajjal, kemudian Ya’juj wa Ma’juj, ada Dukhon ( asap). Menurut beliau, kalau berbicara tentang dukhon, ada kaidah dalam membicarakan hari kiamat. Hari kiamat akan tiba, yang perlu ditingkatkan adalah iman kita bahwasanya kiamat akan tiba dan ada. Dan setelah itu orang akan dibangkitkan di padang masyhar dengan amalnya masing – masing. Itu yang harus kita bangun keimanan, adapun kapan datangnya tidak perlu kita menunggu – nunggu. Sebab sebelum datangnya kiamat yang beneran kita punya kiamat sendiri yang harus kita urusi, yaitu kematian. Maka nabi mengabarkan tanda – tanda kiamat ini sebagai penambah keyakinan, dan selagi itu belum keluar tidak akan terjadi hari kiamat. Dan ketahuilah wahai orang beriman, kita (orang beriman) tidak akan merasa capeknya hari kiamat tersebut. Kenapa? Karena Allah akan mengirim angin sejuk, segar akan masuk ke rumah orang beriman untuk mencabut nyawanya. Maka dari itu yang penting ini keimanan, tidak perlu memikirkan dukhon atau segala macem. Biarpun membaca tanda –tanda ini - itu namun jika tidak meningkatkan iman juga percuma. Cuma dibuat bahan untuk bercerita, bahan konten youtube dan sebagainya. Seandainya dukhon benar terjadi pada bulan romadhon, lalu apa yang sudah kita perbuat?.
Sungguh membuat merinding jika kita membahas tentang hari kiamat. Mengenai penjelasan di atas, intinya kapanpun peristiwa dukhon itu terjadi memang benar kita lebih baik mempersiapkan diri dengan menambah ketaqwaan dan keimanan kita kepada Allah Swt. bukan hanya takut saja ketika mendengar berita – berita tersebut, namun tidak membuat ibadah kita meningkat. Sekian dari penulis, semoga tulisan ini dapat bermanfaat. Dan semoga kita senantiasa diberi ketetapan iman serta ditakdirkan di akhir hayat dalam keadaan husnul khotimah. Aamiin.....


Oleh: Sahabat Reta

2 comments:

  1. Subhanallah sungguh takjup
    bagus banget

    ReplyDelete
  2. Bagus sahabat artikelnya. Demi menjawab kerrsahan masyarakat seharusnya kita selaku kaum pergerakan mulai mengupas tumtas isu ini, mulaia dari hadisnya yang doif soheh hasan sampai mghdud sekalipum harus di lihat soalnya pak saya dengar dri ustad jafis itu maghdud yaitu sanandnya gak bersambung ke Nabi jika hadis maghdud di amalkan maka yg mengamalkan masuk neraka klo falam hadis itu.
    Afif rayon sosial kom.UiJ

    ReplyDelete

PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA

KOMISARIAT INSTITUT AGAMA ISLAM SYARIFUDDIN

RAYON FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM