![]() |
| Miftahus Sholichah PMII Rayon Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Lumajang |
Menengadah kelangit perkasa
Yang memberi cerah tiada tara
Bersama mentari
Menyinari pertiwi
Terngiang
timangan pada belasan tahun silam
Yang
membelaiku dengan manisnya senyum
Menempatkan
benih cinta tulus
Sampai
hidup menjadi mulus
Bagai bereinkarnasi
Menjelma menjadi panutan diri
Membudakkan kasih sayang
Hingga aku terpandang
Kartini
Jauh
aku tak pernah mengenalmu
Tapi
dekatku tau segalah perjuanganmu
Kau
lahirkan cinta
Diantara
mereka yang menganggapku tak berharga
Hingga sampai pada wanita istimewaku
Turut mengajarkannya padaku
Resah tiada keluh
Marah tiada membenci
Ibu,
kau wanita istimewa itu.

No comments:
Post a Comment