Tuesday, April 21, 2020

ORGANISASI ADALAH WADAH MAHASISWA



ORGANISASI ADALAH WADAH MAHASISWA
Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) PMII Rayon FDKI IAI Syarifuddin

            Hidayat adalah salah seorang mahasiswa pada salah satu perguruan tinggi swasta di lumajang, yaitu Institut Agama Syarifuddin. Dia mahasiswa yang mengambil program studi Bimbingan dan Konseling Islam, dia juga salah satu mahasiswa yang mengikuti organisasi kemahasiswaan yaitu PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia). Akan tetapi tidak sedikit dari teman-teman mahasiswanya yang tidak mengikuti organisasi sama sekali atau mahasiswa yang hanya sekedar kuliah kemudian pulang. Mereka hanya mengandalkan pembelajaran di kelas sebagai satu-satunya tempat menimba ilmu sebagai mahasiswa.
            Semangat hidayat dalam berproses di organisasi tetaplah tinggi, dia mengatakan kepada saya, “Organisasi adalah wadah bagi mahasiswa untuk menjawab peluang dan tantangan ketika terjun di masyarakat nantinya”. Pernyataan tersebut menyadarkan saya bahwa sebenarnya kuliah tidak cukup hanya dengan sekedar masuk kuliah kemudian pulang.
            Tentu sangat disayangkan ketika mahasiswa hanya sekedar ingin mengejar IPK yang tinggi di kampus. Maka tidak heran jika mahasiswa hanya sekedar kuliah kemudian pulang, mereka mendapat julukan “Mahasiswa kupu-kupu”. Istilah tersebut sudah tidak asing lagi di telinga mahasiswa.
            Beberapa hal yang perlu diketahui bahwa selayaknya mahasiswa tidak sekedar duduk manis di kelas dan berorientasi pada kemampua hard skill saja, mereka membutuhkan soft skill untuk mengimbanginya. Salah satu wadah untuk mengembangkan soft skill adalah organisasi. Organisasi mengumpulkan banyak orang, bekerjasama secara rasional dan sistematis untuk mencapai tujuan Bersama. Dalam organisasi mampu mewadahi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dirinya, seperti melatih public speaking, problem solving, melatih kepemimpinan, memperluas jaringan, membentuk karakteristik mahasiswa dan lain-lain. Sangat luar biasa ketika mahasiswa tidak hanya fokus pada soft skill saja, tapi mampu menyeimbangkan dengan hard skill.
            Seorang teman di kelas saya bahkan pernah mengatakan bahwa, “Sampai sekarang tidak sedikit yang masih malu dan gugup ketika presentasi di kelas”. Fakta ini menunjukkan satu hal, bahwa sebenarnya mahasiswa seharusnya bergabung dengan organisasi, sebagai wadah untuk mengembangkan kemampuan diri seorang mahasiswa. Wadah ini sangat diperlukan mahasiswa untuk menjawab tantangan dan peluang suatu saat ketika mereka lulus dari bangku perkuliahan. Rasanya tidak cukup ketika mahasiswa sekedar mengasah kemampuannya di kelas saja. Nadiem Makarim selaku Menteri pendidikan mengatakan bahwa “Ibarat mahasiswa dipersiapkan untuk terjun ke laut, maka selayaknya mereka tidak hanya belajar satu gaya renang di kolam renang, mereka harus belajar berbagai gaya renang, cara bernafas, safety dan sesekali mencoba derasnya lautan”.
            Sebagai penutup, mahasiswa tidak cukup jika hanya mengembangkan wawasannya di kelas saja. Sebisa mungkin mereka mampu memanfaatkan organisasi sebagai wadah untuk mengembangkan kemampuan dan potensi diri mahasiswa sehingga menjadi mahasiswa mampu menyeimbangkan kemampuan soft skill dan hard skill.  



Oleh : Irwan Hidayat

1 comment:

PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA

KOMISARIAT INSTITUT AGAMA ISLAM SYARIFUDDIN

RAYON FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM