Monday, April 6, 2020

Suka Duka Liburan Akibat dari Virus Corona



Suka Duka Liburan Akibat dari Virus Corona


Semua orang berada di rumah saat ada wabah Covid-19 termasuk siswa/mahasiswa libur dan harus berada di dalam rumah, orang yang bekerja juga diliburkan dan harus bekerja dirumah kecuali jika ada kepentingan mendesak diperkenankan untuk keluar rumah. Kenapa sekolah atau kampus diliburkan? Karena tempat tersebut merupakan tempat digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain, tempat yang selalu ramai dan salah satu bentuk pencegahan dari virus corona membatasi atau tidak boleh berinteraksi dengan orang lain. Sebagai seorang mahasiswa/i tentunya ada suka maupun duka menghadapi liburan yang panjang ini, suka jika kita hanya bersantai-santai didalam rumah, menonton acara televisi yang menghibur, nonton drama korea, makan makanan favorit, bisa juga dengan melakukan hal-hal positif, misalnya belajar memasak makanan kesukaan, yang memiliki hobi menulis bisa membuat tulisan yang bagus, siapa tahu bisa menjadi seorang penulis terkenal, yang hobi membuat video, bisa juga membuat vlog atau video tutorial di Youtube, siapa tahu bisa menjadi Youtubers terkenal seperti Ria Ricis, jadi liburan kita tidak hanya diisi dengan rebahan saja,  dengan melakukan kegiatan tersebut misalnya kita dapat merefresh otak kita yang semula mikirin banyak tugas membuat makalah dan presentasi menjadi senang akibat lepas dari itu, walaupun kita tahu tanggung jawab sebagai seorang mahasiswa/i. Disamping kita bersenang-senang saat liburan, faktanya liburan tersebut tidak hanya untuk bersenang-senang saja, melainkan ada banyak sekali tugas dan kuliah dengan sistem online, itu merupakan duka yang dialami oleh mahasiswa/i.
Banyak sekali mahasiswa diluar sana yang melakukan kuliah online, karena itu merupakan kewajiban memang, akibat tidak diperbolehkan berhubungan sosial secara langsung karena virus corona masih merajalela. Dengan banyaknya tugas yang diberikan oleh dosen, liburan para mahasiswa tidak hanya untuk bersenang-senang, tidak hanya tidur-tiduran saja, makan saja, nonton saja. Menurut saya, kenapa para dosen memberikan banyak tugas? Karena sebenarnya ini adalah bukan saatnya liburan, sebenarnya ini adalah kegiatan yang harusnya dibuat untuk kuliah/belajar, karena ini bukan akhir semester, berhubung terdapat virus corona tersebut. Jadi, perkuliahan terpaksa diliburkan untuk mencegah penularan dari Covid-19, kita harus mempergunakan waktu sebaik mungkin bukan untuk bermain saja, dan satu lagi duka yang dialami oleh pelajar yaitu tidak mendpatkan uang jajan dari orang tuanya, jika kita sekolah, kita akan rutin selalu mendapatkan uang jajan, tetapi jjika liburan kita akan jarang bahkan tidak sama sekali mendapatkan uang jajan, jadi kita harus pintar-pintar menghasilkan uang sendiri.  Bagi seseorang yang menyukai keramaian mungkin sulit jika hanya berdiam diri di dalam rumah saja, karena mungkin mereka akan jenuh jika ada didalam rumah terus, tidak ada hal yang membuat mereka senang dan merasa berenergi. Tetapi, bagi mereka yang tidak menyukai keramaian atau lebih senang jika dengan suasana hening, mungkin mereka akan menyukai liburan seperti ini, karena itu membuat mereka menjadi senang dan berenergi, mungkin keramaian membuat meraka risih dan cepat lelah. Oleh karena itu liburan ini efektif bagi mereka yang tidak begitu menyukai keramaian. Itulah suka duka yang bisa saya paparkan dan sedang dialami oleh siswa maupun mahasiswa.



Oleh : Yulia Wulandari

No comments:

Post a Comment

PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA

KOMISARIAT INSTITUT AGAMA ISLAM SYARIFUDDIN

RAYON FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM