Semua orang
berada di rumah saat ada wabah Covid-19 termasuk siswa/mahasiswa libur dan harus
berada di dalam rumah, orang yang bekerja juga diliburkan dan harus bekerja
dirumah kecuali jika ada kepentingan mendesak diperkenankan untuk keluar rumah.
Kenapa sekolah atau kampus diliburkan? Karena tempat tersebut merupakan tempat
digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain, tempat yang selalu ramai dan salah
satu bentuk pencegahan dari virus corona membatasi atau tidak boleh
berinteraksi dengan orang lain. Sebagai seorang mahasiswa/i tentunya ada suka
maupun duka menghadapi liburan yang panjang ini, suka jika kita hanya
bersantai-santai didalam rumah, menonton acara televisi yang menghibur, nonton
drama korea, makan makanan favorit, bisa juga dengan melakukan hal-hal positif,
misalnya belajar memasak makanan kesukaan, yang memiliki hobi menulis bisa
membuat tulisan yang bagus, siapa tahu bisa menjadi seorang penulis terkenal,
yang hobi membuat video, bisa juga membuat vlog atau video tutorial di Youtube,
siapa tahu bisa menjadi Youtubers terkenal seperti Ria Ricis, jadi liburan kita
tidak hanya diisi dengan rebahan saja, dengan melakukan kegiatan tersebut misalnya
kita dapat merefresh otak kita yang semula mikirin banyak tugas membuat makalah
dan presentasi menjadi senang akibat lepas dari itu, walaupun kita tahu
tanggung jawab sebagai seorang mahasiswa/i. Disamping kita bersenang-senang
saat liburan, faktanya liburan tersebut tidak hanya untuk bersenang-senang
saja, melainkan ada banyak sekali tugas dan kuliah dengan sistem online, itu
merupakan duka yang dialami oleh mahasiswa/i.
Banyak sekali
mahasiswa diluar sana yang melakukan kuliah online, karena itu merupakan
kewajiban memang, akibat tidak diperbolehkan berhubungan sosial secara langsung
karena virus corona masih merajalela. Dengan banyaknya tugas yang diberikan
oleh dosen, liburan para mahasiswa tidak hanya untuk bersenang-senang, tidak
hanya tidur-tiduran saja, makan saja, nonton saja. Menurut saya, kenapa para
dosen memberikan banyak tugas? Karena sebenarnya ini adalah bukan saatnya
liburan, sebenarnya ini adalah kegiatan yang harusnya dibuat untuk
kuliah/belajar, karena ini bukan akhir semester, berhubung terdapat virus
corona tersebut. Jadi, perkuliahan terpaksa diliburkan untuk mencegah penularan
dari Covid-19, kita harus mempergunakan waktu sebaik mungkin bukan untuk
bermain saja, dan satu lagi duka yang dialami oleh pelajar yaitu tidak
mendpatkan uang jajan dari orang tuanya, jika kita sekolah, kita akan rutin
selalu mendapatkan uang jajan, tetapi jjika liburan kita akan jarang bahkan
tidak sama sekali mendapatkan uang jajan, jadi kita harus pintar-pintar
menghasilkan uang sendiri. Bagi
seseorang yang menyukai keramaian mungkin sulit jika hanya berdiam diri di
dalam rumah saja, karena mungkin mereka akan jenuh jika ada didalam rumah
terus, tidak ada hal yang membuat mereka senang dan merasa berenergi. Tetapi,
bagi mereka yang tidak menyukai keramaian atau lebih senang jika dengan suasana
hening, mungkin mereka akan menyukai liburan seperti ini, karena itu membuat
mereka menjadi senang dan berenergi, mungkin keramaian membuat meraka risih dan
cepat lelah. Oleh karena itu liburan ini efektif bagi mereka yang tidak begitu
menyukai keramaian. Itulah suka duka yang bisa saya paparkan dan sedang dialami
oleh siswa maupun mahasiswa.
Oleh : Yulia Wulandari

No comments:
Post a Comment