Sunday, March 12, 2023

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Bukan Sebagai Ajang Pembodohan Masal! Ini Alasan Mengapa Kamu Harus Gabung Organisasi Ini!



 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merupakan organisasi eksternal kampus yang sangat direkomendasikan untuk seluruh Mahasiswa di Indonesia. Lebih-lebih menjelang tahun ajaran baru, yang mana akan berdatangan gerombolan wajah-wajah Mahasiswa Baru (Maba).

Nah, setelah itu, biasanya mereka akan disuguhi tawaran untuk bergabung pada organisasi kemahasiswaan. Salah satunya, organisasi pergerakan Islam Nasional yang berlandaskan Ahlussunnah Wal Jamaah, yaitu PMII.

Kenapa sih harus gabung di organisasi PMII? Emang apa manfaatnya? Paling cuma sebagai ajang pembodohan masal doang? Organisasi sesat tuh kalik, makanya Maba ditawar-tawarin? 

Eits, tunggu dulu! Tanpa banyak berkata panjang, langsung simak aja yuk alasan kenapa Mahasiswa Islam harus banget gabung di organisasi PMII! 

1. PMII sebagai sayap organisasi NU dalam bidang kemahasiswaan. Maka dengan PMII, sanad kepada ke-NU-an tidak akan terputus. Karena di PMII, Mahasiswa juga akan kembali diberikan pemahaman tentang Islam Ahlussunnah Wal Jamaah hingga kenyang.

2. Dapat mengasah kemampuan akademik. Karena PMII telah menyediakan wadah-wadah mediasi intelektual sesuai dengan kualitas atau kualifikasi Mahasiswa sesuai Prodi masing-masing. Disamping itu, PMII juga akan membekali para Kadernya terkait materi lintas keilmuan yang bertujuan untuk membangun nalar kritis Mahasiswa.

3. Mempertajam skill non akademik. Dalam pembelajaran di kelas saar kuliah, kemungkinan kecil skill tersebut akan Mahasiswa dapatkan. Oleh karena itu, dalam PMII skill tersebut akan Mahasiswa dapatkan. Seperti skill kepemimpinan (leadership), public speaking, teknik lobi, orasi, jurnalistik, manajemen organisasi, dan tentunya masih banyak lagi.

 4. Belajar berjejaring. Dalam hal ini, dapat kita lihat dari orang-orang yang terlahir dari organisasi PMII. Para alumni yang telah memegang lini-lini strategi dalam struktur sosial. Mulai dari Kiyai, akademisi, politisi, pegawai negeri, menteri, hingga guru ngaji,  semuanya saling berjejaring dalam Ikatan Keluarga Alumi (IKA) PMII.

5. Dapat belajar beradaptasi dengan kultur perguruan tinggi. Tentunya kultur perguruan tinggi tidak sama dengan kultur persekolahan. Dalam perguruan tinggi, Mahasiswa dianggap orang dewasa yang mempunyai peran penting dalam mewarnai kualitas perkuliahan. Maka dengan memperbanyak diskusi, membaca, dan menulis, Mahasiswa akan lebih mudah untuk bebas bertukar gagasan atau pendapat tanpa harus diselimuti rasa canggung, dan hal tersebut tentunya tersedia dalam PMII.

6. Dapat belajar bertanggung jawab. Mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial maupun individu yang cukup besar pastinya. Entah berupa tugas serta kejujuran ketika di dalam kelas, dan sebagainya. 

Maka dengan tri motto PMII, yaitu zikir, fikir, amal sholeh, akan dapat mendidik kadernya untuk responsif terhadap isu-isu di lingkungan sekitar.

7. Dapat belajar menjadi agen perubahan. Dalam tree agent of Mahasiswa, yang mana salah satunya yaitu agent of change (agen perubahan). Berubah dari Siswa menjadi seorang Mahasiswa, dapat menjadi kaum yang cerdik-cendiki, yang tidak hanya melontarkan kritik tanpa aksi yang konkret.

8. Dapat belajar menjadi seorang Muslim yang moderat. Moderat seperti yang telah banyak orang ketahui, menjunjung nilai-nilai toleransi, keseimbangan, serta keadilan. Bukan sebagai Muslim yang mengenalkan agama Islamnya yang keras dan mudah marah.

9. Dapat belajar menjadi insan ulul albab. Sebagaimana dalam Visi PMII yang tersebut dalam Anggaran Dasar (AD) Bab IV pasal 4 'Terbentuknya pribadi muslim Indonesia yang bertaqwa kepada Allah SWT, berbudi luhur, berilmu, cakap, dan dapat bertanggung jawab dalam mengamalkan ilmunya serta komitman memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia'. Singkatnya inilah yang dapat disebut insan ulul albab, yaitu manusia yang berilmu ilmiah dan beramal ilmiah.

Selain tersebut di atas, tentunya masih banyak yang dapat Mahasiswa peroleh dari PMII secara gratis tentunya. Tinggal kemauan diri sendiri untuk menggali hal tersebut. Selagi ada, jangan disia-siakan deh! 

Untuk ajang pembodohan masal, tergantung bagaimana individu Mahasiswa tersebut bergerak menggali yang ia inginkan di dalamnya. Mudah menyerah karena tersingkirkan argumentasinya sebelum berulang kali mencoba.

Kualitas Mahasiswa, bukan segemilau apa wadahnya. Melainkan sebesar apa keinginan serta kemauannya. Seperti berlian, coba analisa! 

Sumber; UNISNU Jepara

Untuk kalian sebagai calon Mahasiswa baru nantinya, atau bahkan sudah menjadi Mahasiswa namun masih meragukan untuk bergabung di PMII, baca sampai tuntas dan analisa lebih dalam pada orang-orang disekitar kalian!

 Oleh : Izza afkarina

No comments:

Post a Comment

PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA

KOMISARIAT INSTITUT AGAMA ISLAM SYARIFUDDIN

RAYON FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM