Oleh: Sahabat Yulia
![]() |
| (Sumber Gambar: CNBC Indonesia) |
Keadaan
dunia sekarang sedang kritis, virus corona sudah menyebar di berbagai wilayah
termasuk Indonesia, virus tersebut gampang sekali menyebar bahkan melalui udara
sekalipun. Akibat dari adanya virus corona tersebut, semua orang melakukan
aktivitasnya di dalam rumah, sehingga orang yang bekerja dipasar tidak bisa
mencapai target dalam berpenghasilan, karena sudah jarang orang-orang yang
pergi keluar rumah. Jika semua pasar ditutup, maka semua orang sulit mencari
matapencaharian, mencari sumber pangan. Secara keseluruhan, virus corona
memiliki dampak besar pada sektor perjalanan, produksi dan konsumsi, yang
berdampak pada banyak sektor. Bisa saja virus corona menyebabkan mereka tidak
menerima penghasilan apapun, karena mereka dibayar jika mereka bekerja, akibat
virus tersebut banyak orang yang libur kerja, mereka menghadapi dilema antara
kembali bekerja dan berpotensi sakit atau perlu membayar untuk bentuk lain dari
akomodasi. Atau mereka mungkin terpaksa tinggal di rumah dan hidup dari sisa
tabungan yang mereka miliki, kondisi ini menempatkan mereka dalam situasi yang
sulit. Menurut pemerintah Myanmar, lebih
dari 10 pabrik telah tutup sejak Januari lalu, meskipun kementrian
tenaga kerja mengatakan tidak semua disebabkan oleh virus corona. Setiap orang
juga melakukan aktivitas di dalam rumah termasuk sholat jum’at bagi laki-laki,
setiap masjid akan kosong karena tidak ada orang sholat berjama’ah, sedangkan
hukum sholat jum’at adalah wajib bagi laki-laki, disisi lain kita harus menjaga
diri kita dari penularan virus corona, sehingga menurut PBNU, ada hukum
tersendiri mengenai sholat Jum’at dan sholat berjama’ah dalam keadaan wabah corona saat ini
yaitu untuk orang yang sudah positif terinfeksi covid-19, maka virus Corona bukan hanya uzur (alasan)yang
memperbolehkan orang yang
bersangkutanmeninggalkan sholat Jum'at,melainkan juga menjadikan
larangan baginya untuk melaksanakan sholat berjama’ah.
Tidak hanya untuk orang yang positif terkena virus
tersebut, tetapi juga berlaku untuk orang yang berada dizona merah yang
mayoritas sudah terinfeksi virus meskipun dirinya belum positif terinfeksi.Untuk umat muslim yang berada di zona kuning virus
corona,maka penularan virus Corona masih dalam batas potensial-antisipatif,karena
itu virus Corona tidak menjadi larangan,melainkan hanya menjadi uzur sholat
jama'ah dan sholat Jum'at. Jadi,bagi orang yang ada dizona kuning ini,virus
Corona menjadi alasan bagi masyarakat muslim untuk tidak melaksanakan sholat Jum'at
atau sholat berjamaah,dan tidak sampai menjadi larangan bolehnya mereka
melakukan dua aktivitas tersebut. Dengan begitu PBNU juga
menegaskan jika sholat jum’at dilarang untuk suatu tempat yang positif Corona, maka
perkumpulan umat muslim yang sifatnya sunnah dan mubah juga dilarang, untuk
yang mubah seperti tabligh akbar dll.Hal yang terjadi Indonesia sekarang adalah
diliburkannya sekolah, langkah itu menyulitkan para Ibu dan siswa tentunya
karena para Ibu memikul beban yang tidak proporsional dirumah, seperti mengurus
anak, bingung uuntuk membantu menyelesaikan tugas praktik anak, belum lagi
menyelesaikan pekerjaan rumah dll. Sedangkan untuk siswa sendiri yang masih
anak-anak mereka akan menghabiskan liburan dengan menontonfilm atau tv
sepanjang hari, kecuali jika guru mereka memberikan tugas untuk diselesaikan
sepanjang liburan, itu akan sangat membantu agar anak tersebut tidak hanya
rebahan sambil menonton televisi.
Untuk
pencegahan virus corona sendiri adalah dengan membatasi diri untuk bersosialisasi
dengan orang lain atau sebisa mungkin untuk tinggal dirumah saja, juga
disarankan menggunakan kamar mandi yang berbeda dan tidak mendekati hewan yang
sedang sakit. Bisa juga dengan mengunjungi layanan kesehatan, sebelum
mengunjungi layanan kesehatan disarankan untuk menghubungi dokter guna
memastikan bahwa kita positif terkena corona atau tidak, langkah ini dapat
membantu penyedia layanan kesehatan untuk mengambil langkah sekaligus menjaga
orang lain untuk terinfeksi. Selanjutnya dengan menutup mulut/hidung ketika
batuk dan bersin, disarankan untuk menutup mulut dengan tisu lalu buang tisu
tersebut ke dalam tempat sampah. Setelah itu, segera mungkin untuk mencuci
tangan dengan sabun dan air selama setidaknya 20 detik.

No comments:
Post a Comment