Tuesday, March 24, 2020

Virus Corona Menghalang Segala Aktivitas

Oleh: Sahabat Yulia

(Sumber Gambar: CNBC Indonesia)


Keadaan dunia sekarang sedang kritis, virus corona sudah menyebar di berbagai wilayah termasuk Indonesia, virus tersebut gampang sekali menyebar bahkan melalui udara sekalipun. Akibat dari adanya virus corona tersebut, semua orang melakukan aktivitasnya di dalam rumah, sehingga orang yang bekerja dipasar tidak bisa mencapai target dalam berpenghasilan, karena sudah jarang orang-orang yang pergi keluar rumah. Jika semua pasar ditutup, maka semua orang sulit mencari matapencaharian, mencari sumber pangan. Secara keseluruhan, virus corona memiliki dampak besar pada sektor perjalanan, produksi dan konsumsi, yang berdampak pada banyak sektor. Bisa saja virus corona menyebabkan mereka tidak menerima penghasilan apapun, karena mereka dibayar jika mereka bekerja, akibat virus tersebut banyak orang yang libur kerja, mereka menghadapi dilema antara kembali bekerja dan berpotensi sakit atau perlu membayar untuk bentuk lain dari akomodasi. Atau mereka mungkin terpaksa tinggal di rumah dan hidup dari sisa tabungan yang mereka miliki, kondisi ini menempatkan mereka dalam situasi yang sulit. Menurut pemerintah Myanmar, lebih  dari 10 pabrik telah tutup sejak Januari lalu, meskipun kementrian tenaga kerja mengatakan tidak semua disebabkan oleh virus corona. Setiap orang juga melakukan aktivitas di dalam rumah termasuk sholat jum’at bagi laki-laki, setiap masjid akan kosong karena tidak ada orang sholat berjama’ah, sedangkan hukum sholat jum’at adalah wajib bagi laki-laki, disisi lain kita harus menjaga diri kita dari penularan virus corona, sehingga menurut PBNU, ada hukum tersendiri mengenai sholat Jum’at dan sholat berjama’ah dalam keadaan wabah corona saat ini yaitu untuk orang yang sudah positif terinfeksi covid-19, maka virus Corona bukan hanya uzur (alasan)yang memperbolehkan orang yang  bersangkutanmeninggalkan sholat Jum'at,melainkan juga menjadikan larangan baginya untuk melaksanakan sholat berjama’ah.
Tidak  hanya untuk orang yang positif terkena virus tersebut, tetapi juga berlaku untuk orang yang berada dizona merah yang mayoritas sudah terinfeksi virus meskipun dirinya belum positif terinfeksi.Untuk umat muslim yang berada di zona kuning virus corona,maka penularan virus Corona masih dalam batas potensial-antisipatif,karena itu virus Corona tidak menjadi larangan,melainkan hanya menjadi uzur sholat jama'ah dan sholat Jum'at. Jadi,bagi orang yang ada dizona kuning ini,virus Corona menjadi alasan bagi masyarakat muslim untuk tidak melaksanakan sholat Jum'at atau sholat berjamaah,dan tidak sampai menjadi larangan bolehnya mereka melakukan dua aktivitas tersebut. Dengan begitu PBNU juga menegaskan jika sholat jum’at dilarang untuk suatu tempat yang positif Corona, maka perkumpulan umat muslim yang sifatnya sunnah dan mubah juga dilarang, untuk yang mubah seperti tabligh akbar dll.Hal yang terjadi Indonesia sekarang adalah diliburkannya sekolah, langkah itu menyulitkan para Ibu dan siswa tentunya karena para Ibu memikul beban yang tidak proporsional dirumah, seperti mengurus anak, bingung uuntuk membantu menyelesaikan tugas praktik anak, belum lagi menyelesaikan pekerjaan rumah dll. Sedangkan untuk siswa sendiri yang masih anak-anak mereka akan menghabiskan liburan dengan menontonfilm atau tv sepanjang hari, kecuali jika guru mereka memberikan tugas untuk diselesaikan sepanjang liburan, itu akan sangat membantu agar anak tersebut tidak hanya rebahan sambil menonton televisi. 
Untuk pencegahan virus corona sendiri adalah dengan membatasi diri untuk bersosialisasi dengan orang lain atau sebisa mungkin untuk tinggal dirumah saja, juga disarankan menggunakan kamar mandi yang berbeda dan tidak mendekati hewan yang sedang sakit. Bisa juga dengan mengunjungi layanan kesehatan, sebelum mengunjungi layanan kesehatan disarankan untuk menghubungi dokter guna memastikan bahwa kita positif terkena corona atau tidak, langkah ini dapat membantu penyedia layanan kesehatan untuk mengambil langkah sekaligus menjaga orang lain untuk terinfeksi. Selanjutnya dengan menutup mulut/hidung ketika batuk dan bersin, disarankan untuk menutup mulut dengan tisu lalu buang tisu tersebut ke dalam tempat sampah. Setelah itu, segera mungkin untuk mencuci tangan dengan sabun dan air selama setidaknya 20 detik.  

No comments:

Post a Comment

PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA

KOMISARIAT INSTITUT AGAMA ISLAM SYARIFUDDIN

RAYON FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM