Friday, April 17, 2020

EDUKASI PREVENTIF MAHASISWA PERGERAKAN MEMERANGI PANDEMI GLOBAL



Irwan Hidayat PMII Rayon Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Lumajang
Irwan Hidayat PMII Rayon Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Lumajang


          Seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia sekarang terkena pandemi global yang disebut dengan covid 19 atau virus corona. Virus ini merupakan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Infeksi virus corona bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan dan sakit kepala atau gejala penyakit pernapasan berat. Pandemi Global covid 19 sangat cepat penyebarannya, hal ini terbukti bahwa korban-korban dari Pandemi tersebut tidak lagi sedikit, beberapa dari mereka meninggal dunia. Sampai saat ini belum ditemukan vaksin dan obat dari pandemi covid 19 ini.
            Tapi bukan berarti dengan belum ditemukannya vaksin dan obat dari pandemi ini sebagai alasan untuk menyerah. Ini bisa menjadi kesempatan untuk bersatu memerangi pandemi global ini. Semua bergerak untuk memerangi pandemi global ini, tidak terkecuali mahasiswa pergerakan. Mahasiswa yang pada umumnya sebagai agen perubahan dan agen sosial, apalagi seorang mahasiswa pergerakan tentunya tidak tinggal diam saja, mereka selayaknya melakukan tindakan dengan berbagai cara dalam memerangi pandemi global ini. Salah satu cara yang urgen adalah melakukan edukasi preventif. Edukasi preventif ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat demi memutus rantai wabah dengan usaha-usaha pencegahan. Hal ini pernah dikatakan oleh salah satu dokter lulusan UGM, yaitu dokter Tirta, dia berkata “Pengobatan terbaik dalam dunia kedokteran adalah preventif”.
            Dalam memerangi pandemi ini perlunya kerja sama semua lapisan masyarakat, bukan hanya pemerintah. Tidak terkecuali mahasiswa pergerakan. Pepatah mengatakan “Bersatu kita teguh, bercerai kita berantakan”. pandemi global ini bisa kita lawan dengan bersatunya semua masyarakat, tanpa terkecuali.
            Dengan adanya pandemi global ini, sebagai mahasiswa pergerakan selayaknya mampu memberikan edukasi preventif untuk memeranginya.  Edukasi preventif esensinya memberikan pemahaman tentang pentingnya mematuhi kebijakan atau himbauan dari pemerintah untuk memutus rantai penyebaran wabah ini. Mahasiswa pergerakan memberikan edukasi yang nantinya berisikan tentang phsycal distancing, social distancing, work from home dan pola hidup bersih sehat. Phsycal distancing adalah dimana masyarakat dihimbau untuk menjaga jarak pada setiap individu, minimal dengan jarak satu meter, agar virus tersebut tidak pindah pada setiap orang. social distancing ini hampir sama dengan physical distancing. Akan tetapi social distancing lebih kepada himbauan untuk menghindari keramaian, karena hal ini berpotensi menyerbarkan virus tersebut. Sedangkan work from merupakan himbauan untuk melakukan aktivitas di rumah saja, mulai dari bekerja, olahraga, belajar dan lain-lain. Kecuali beberapa orang yang memang mempunyai tuntutan untuk keluar rumah, mereka diperbolehkan dengan anjuran menggunakan masker. Dan yang terakhir pola hidup bersih sehat dengan cara cuci tangan, olahraga yang cukup, pola makan sehat dan lain-lain.
Sebagai mahasiswa pergerakan selayaknya pemahaman-pemahaman preventif ini perlu diedukasikan kepada masyarakat, agar mereka paham apa yang perlu dilakukan dan tidak perlu dilakukan. Edukasi preventif ini bisa dijadikan kesempatan menghibau masyarakat untuk tetap waspada serta tidak panik. Cara seperti ini sebagai bentuk gerakan untuk membantu meringankan tugas pemerintah dalam memerangi pandemi global ini. Edukasi preventif ini bisa dimulai dari diri sendiri agar bisa menjadi contoh bagi keluarga serta masyarakat dilingkungan sekitar. Selanjutnya bisa dengan edukasi melalui media sosial, dimana mayoritas masyarakat sudah menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Sekian dari penulis, sedikit tulisan ini semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca. Semoga seluruh lapisan masyarakat dapat bersatu dalam memerangi pandemi global ini, tidak terkecuali mahasiswa pergerakan yang selayaknya mampu memberikan Edukasi Preventif. Edukasi yang digunakan sebagai kesempatan menyatukan setiap elemen masyarakat dalam memerangi pandemi global saat ini.

21 comments:

  1. 👍👍👍👍👍
    Bagus bagus

    ReplyDelete
  2. Mari bangkitkan semangat yang sama memerangi pandemi global ini

    ReplyDelete
  3. 👍👍👍👍👍👍👍👍

    ReplyDelete
  4. 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍

    ReplyDelete
  5. 👍👍👍👍👍👍

    ReplyDelete
  6. Penjelasan sangat mudah di fahami 👍🏻👍🏻👍🏻😊

    ReplyDelete

PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA

KOMISARIAT INSTITUT AGAMA ISLAM SYARIFUDDIN

RAYON FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM