Friday, April 17, 2020

Jelmaan Kartini



Nur Nia Natasya PMII Rayon Tarbiyah IAI Syarifuddin Lumajang
Nur Nia Natasya PMII Rayon Tarbiyah IAI Syarifuddin Lumajang


Gulita pernah merenggut kesejahteraan nyawanya
Langkah yang berulang kali di hadang kedzoliman
Geram yang menyeruak dalam otaknya
Harus dengan darah ia perjuangkan

Kartini tak mati bila sosoknya terpatri
Kartini tak mati bila juangnya di hargai
Kartini tak mati bila pepatahnya di hargai
Dan, Kartini tak mati bila jati dirinya ada di masa kini

Kokohlah dikau
dalam kefanaan dunia yang merajalela
Jangan kau di kebiri oleh keganjalanrealita
Tak ada yang boleh tersungkur sebab hak-haknya terlindung

Lemah gemulai bukan lagi alasan untuk ia di jajah
Mata buta mulut bicara
Telinga tuli tangan bergerak
Fajar tak redup dimakan masa
Bangkitlah demi semua jelmaan kartini hari ini.

No comments:

Post a Comment

PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA

KOMISARIAT INSTITUT AGAMA ISLAM SYARIFUDDIN

RAYON FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM