![]() |
| Nur Nia Natasya PMII Rayon Tarbiyah IAI Syarifuddin Lumajang |
Gulita
pernah merenggut kesejahteraan nyawanya
Langkah
yang berulang kali di hadang kedzoliman
Geram
yang menyeruak dalam otaknya
Harus
dengan darah ia perjuangkan
Kartini
tak mati bila sosoknya terpatri
Kartini
tak mati bila juangnya di hargai
Kartini
tak mati bila pepatahnya di hargai
Dan,
Kartini tak mati bila jati dirinya ada di masa kini
Kokohlah
dikau
dalam
kefanaan dunia yang merajalela
Jangan
kau di kebiri oleh keganjalanrealita
Tak
ada yang boleh tersungkur sebab hak-haknya terlindung
Lemah
gemulai bukan lagi alasan untuk ia di jajah
Mata
buta mulut bicara
Telinga
tuli tangan bergerak
Fajar
tak redup dimakan masa
Bangkitlah
demi semua jelmaan kartini hari ini.

No comments:
Post a Comment