![]() |
| Ravika Dewi Ratnasari PMII Rayon CH.Wahab Cassbulloh Lumajang |
Hening… Sepii….
Dikala Pagi.. Siang.. Sore.. Malam.. Yang
Saling Bergantian…
Disaat Terik panas Matahari, Disaat Hujan
Lebat
Kau Tetap Setia Menemani Ayah Sebagai
Permaisyuri…
Engkau
Membantu Ayah Bekerja,
Bukan
Karna Keluarga Kami Kekurangan Sesuap Nasi…
Tapi
Hanya Untuk Membeli Segudang Ilmu Untuk Kedua Putrimu Ini….
Kau
Selalu Memperjuangkan kan kami,
Dikala Uang SPP
Sudah Jatuh Tempo
Dikala, Uang
gedung Harus Segera di Lunasi
Dikala lagi Uang
Ujian Ujian,
Yang Harus Engkau
Bayar Dengan Tetesan Keringat Mu Bundaa….
Kau
Selalu Putar Otak mu, Bagaimana Semua itu Harus terlunasi…
Bundaaa…
Engkau
Tak Mau Hidup Putri Putri Mu ini Seperti Engkau dan Ayah…
Yang
Penuh Dengan Tantangan dan Rintangan Untuk Mencari Pundi pundi Rupiah..
Bundaa
Terimakasihh.. Sampai Sejauh Ini Engkau Berjuang
Sekarang kami
Sudah Dapat Merasakan’…
Indahnya merasakan
Pendidikan Mulai Sekolah Dasat Sampai Kami Sarjana.
Betapa Cinta Kasih
Kalian Saaaangat Luar Biasaa….
Bundaaa…….
Bahkan
Kau Tak Pernah Berprinsip Bahwa,
Jika Wanita Kodratnya Hasrus dirumah dan di
dapur….
Tapi
Prinsipmu “Putri Putri Ku Harus Berguna Bagi Agama, Nusa Dan Bangsa”
Bundaa… Bagiku kau
Adalah KARTINI MASA KINI
Meski tak Banyak
Kaum Wanita Yang Kau perjuangkan,
Tapi Setidaknya
Jarang Seorang Ibu Bisa Memperjuangkan Hak Putri Putri nya…..
Kau lah Bidadari
tak bersayap
SEKIAN
DAN TERIMAKASIHH….

No comments:
Post a Comment