Friday, April 17, 2020

Raden Ajeng Kartini



Izza Airiza, PMII IAI Syarifuddin Lumajang
Izza Airiza, PMII IAI Syarifuddin Lumajang


Terbungkam abdi pada mereka kaum patriarki
Terkungkung tak berdaya merampas cita
Turun menurun mendarah daging kian membudaya
Mengekang, melecehkan, meremehkan, sungguh tak berarti

Gelanggang sandiwara menawarkan sejuta asa
Di tengah hiruk pikuk kehidupan kami tersiksa
Patut tunduk pada mereka para pujangga
Merela meski batin penuh sayat luka

Gelabah hati bagai berada di tengah malam
Gelap meski dia sang bagaskara terhampar kala siang menyapa
Bagai budak dalam tahanan penjara
Merobek mimpi berganti angan temaram

Namun masa kini Berjaya
Tanah jiwa kian terbebaskan
Tak lekang mengais aksara dalam bingkaian kata
Teruntuk dia srikandi pejuang wanita

Molek abjad terlontar bagai semboyan
Habis gelap terbitlah terang
Menghela cita di balik pasrah
Mengubah duka menjadi anugrah

Kabut tebal telah memudar
Cahaya sang surya mulai hangat terasa
Menghempas mendung berganti senyum manis terpancar
Padamu pahlawan bangsa terimakasih atas jasa

No comments:

Post a Comment

PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA

KOMISARIAT INSTITUT AGAMA ISLAM SYARIFUDDIN

RAYON FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM