![]() |
Fitrotul Hasana
S. PMII Rayon
persiapan KH Wahab Chasbullah Lumajang
Wabah virus corona telah ditetapkan sebagai Pandemi oleh World Health
Organization (WHO). Apa itu Pandemi? Pandemi adalah istilah yang merujuk pada
penyakit yang menyebar ke banyak orang di beberapa negara dalam waktu yang
bersama. Dan jumlahnya pun bertambah secara signifikan dan berkelanjutan secara
global. Dikatakan pandemi apabila virus tersebut adalah virus baru, dapat
menginfeksi banyak orang dengan mudah, serta dapat menyebar antar manusia
secara efisien. Virus corona memiliki ketiga dari karakteristik tersebut.
Penyebaran Virus Covid19 di Indonesia memang sedikit mengagetkan
bagi masyarakat awam. Setelah beberapa bulan dinyatakan aman, Indonesia justru
kecolongan dari seorang warga negara jepang yang berdansa dengan warga Indonesia.
Setelah berita itu merebak ke permukaan, kepanikan langsung melanda seluruh
elemen di Indonesia.
Sebagai generasi milenial yang dalam artian kita lahir dalam
kemajuan teknologi dan tentunya kita sudah paham dengan manfaat teknologi, mari
bersama-sama membantu pemerintah dalam menangani serangan pandemi virus Covid19
ini sesuai dengan kemampuan di bidang kita.
Beberapa langkah positif yang dapat kita kontribusikan untuk
penanganan virus ini yaitu sebagai berikut :
1.
Menyebarkan informasi Valid
Meluasnya
penyebaran virus Covid19, kita sebagai Mahasiswa pergerakan harus mempunyai
Literasi dan pengetahuan terkait seputar virus corona untuk menangkal adanya
beberapa berita hoax yang saat ini sudah banyak tersebar di media social. Penyebaran
berita bohong (hoax) semakin masif seiring dengan meningkatnya kasus virus corona
di Indonesia. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) divisi Humas Polri
Brigjen (Pol) Argo Yuwono menegaskan, seseorang bisa di kenai pidana apabia
menyebarkan informasi palsu. Merujuk UU ITE, dalam pasal 45 A ayat (1), setiap
orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan
menyesatkan di pidana dengan pidana penjara 6 tahun dan denda paling banyak
Rp.1 miliar.
Tidak sedikit
yang ikut menyebarkan informasi itu adalah mahasiswa/i yang sebenarnya sudah
tergolong kaum cendikiawan. Banyaknya informasi hoax yang beredar akan membuat
masyarakat semakin panik dan tidak tenang sehingga pemerintah akan sangat
kesulitan dalam proses penanganan virus corona.
Untuk itu kita
sebagai mahasiswa pergerakan harus turut serta secara pro-aktif dalam menyaring
informasi yang beredar, informasi apa yang dipercaya?
a.
Jangan percaya dengan video atau foto yang ada di Whatsapp Group
jika tidak ada sumber yang jelas. Walaupun ada kita harus tetap SKEPTIS mengklarifikasi
dengan mencari sumber lain.
b.
Jangan terjebak dengan Headline News yang bombastis, tetap harus
membaca dengan teliti dan jangan simplistik.
c.
Mengkonsumsi informasi yang berasal dari sumber yang terpercaya.
Saat ini telah ada situs website resmi baik dari pemerintah maupun Pers yang
kredible dan terklarifikasi Dewan Pers khusus untuk menangani covid19 dan bisa
di akses di www.covid19.co.id , Kompas,
Tempo, Detik Dsb.
2.
Menjaga kesehatan diri sendiri
Covid19 tidak
pandang bulu serangannya, karena itulah kita perlu menjaga kesehatan diri,
sebelum kita menjaga kesehatan orang lain. Karena bagaimana mungkin kita membantu
pemerintah dalam penanganan virus covid19 ini, sedangkan kita sendiri sudah
terinfeksi.
Justru kita
akan menjadi beban dan menambah daftar masalah yang harus di selesaikan oleh
pemerintah. Kondisi terburuk, kita bisa menjadi media penyebaran virus corona
ke orang yang berinteraksi dengan kita.
3.
Mencegah penularan penyakit
Salah satu
upaya yang perlu kita lakukan untuk menghadapi Pandemi global adalah mencegah
penularannya. Berikut langkah-langkah yang bisa kita lakukan:
·
Mencuci tangan dengan air dan sabun setidaknya 40-60 detik.
·
Menggunakan handsanitizer berbahan alkohol bila tidak tersedia air
dan sabun.
·
Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin. Jika perlu maka
gunakanlah masker.
·
Tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum mencuci tangan.
4.
Mensosialisasikan pola hidup sehat
Salah satu
faktor cepatnya virus corona menyebar adalah sistem imun yang lemah, memiliki
penyakit dan pola hidup yang tidak sehat. Banyak masyarakat yang merasa sepele
dengan pola hidup sehat ini. Baiknya kita mengkonsumsi makanan yang mempunyai
vitamin yang bagus untuk meningkatkan sistem imun kekebalan tubuh dan juga
menerapkan kegiatan rutin olahraga untuk menjaga tubuh agar tetap bugar.
Memang tidak bisa
dipungkiri, bahwa kebiasaan yang telah membudaya menjadi penyebab utama kondisi
tersebut. Untuk itulah kita dapat membantu menyebarkan informasi dengan
pendekatan langsung kepada para masyarakat. Mengajari mereka dengan pola hidup
sehat dengan protokol yang sudah ada
dari Kementrian Kesehatan akan sangat membantu dalam pencegahan ini..
5.
Melakukan gerakan pencegahan
Kegiatan ini
dapat menjadi sebuah upaya langkah awal untuk penanganan virus Covid19 di
kalangan masyarakat. Contohnya kita dapat meakukan kegiatan penyemprotan
disinfektan bekerja sama dengan Pemdes atau pemuda desa setempat. Penyemprotan
disinfektan ini bertujuan untuk mengurangi bahaya mikroorganisme.l Kegiatan ini
bisa dilakukan di fasilitas umum seperti rumah ibadah baik masjid atau pun
musholla.

No comments:
Post a Comment