Candi Gedhong Putri, Candipuro
Candi Gedhong Putri yang terletak di kaki gunung api aktif Semeru Dusun Selorejo Desa Kloposawit Kecamatan Candipuro Provinsi Jawa Timur ini, sangat erat kaitannya dengan keberadaan Goa Maling Aguno yang terletak di Desa Sumberejo berada di belakang pasar Candipuro. Candi yang merupakan sebuah komplek dengan terdiri dari tumpukan batu bata merah dan beberapa batu andesit ini, di sekitarnya banyak dijumpai hamparan batuan vulkanik warisan letusan gunung semeru beberapa abad silam.
Di wilayah ini hiduplah seorang putri yang cantik rupawan dengan rakyat yang hidup sejahtera (sampai sekarang belum diketahui siapa nama putri yang dimaksud). Sang putri tersebut mempunyai beberapa pengawal tangguh yang berdiri di sekitar kerajaan. Pengawal yang siap melindungi sang putri dari ancaman orang-orang jahat, bahkan diantara pengawal itu berasal dari golongan makhluk ghaib atau jin.
Suatu ketika, ada seorang pemuda bernama Maling Aguno yang tertarik dengan kecantikan sang putri. Pemuda itu dikenal sebagai orang yang suka menculik putri-putri bangsawan kerajaan, olah karena itu orang menyebutnya Maling Aguno. Beberapa kali pemuda itu berusaha mendapatkan sang putri, tapi berkat perlindungan dari pengawal yang tangguh usahanya selalu gagal. Karena usahanya tidak pernah berhasil Maling Aguno pun berniat menculik putri melalui lubang rahasia di dalam tanah.dengan kesaktiannya Maka, dibuatlah terowongan bawah tanah sepanjang puluhan kilometer. Tepat berada di bawah kerajaan singgah ratu. Maling Aguno membuka jalur terowngannya, sehingga berhasil memasuki wilayah kerajaan tanpa sepengetahuan pengawal kerajaan.
Aguno pun menghampiri sang putri didalam kerajaan dan bertemulah aguno dengan sang putri "putri ikutlah denganku". Ucap aguno Sang putri sangat terkejut dengan kedatangan Maling Aguno, "Tidak! Keluarlah kamu dari kerajaanku" jawab sang putri. Sontak sang putri diculik oleh Maling Aguno dibawanya masuk ke dalam gua tersebut. Beberapa pengawal terkejut mendengar teriakan sang putri minta tolong.
"Toloooong aku... Lepaskan aku". Teriak sang Putri.
Berlarilah pengawal masuk ke dalam kamar sang putri dan ternyata kamar sudah dalam keadaan kosong. Ada salah seorang pengawal putri menemukan lobang bawah tanah, masuklah kedalam gua untuk menemukan sang putri. Lagi-lagi usahanya gagal karena didalam gua sudah buntu tertutup dengan tanah. Sampai akhirnya pengawal menyerah dalam pencarian sang Putri.
Dan setelah diculiknya sang putri sunyilah kerajaan sampai sekarang candi peninggalan kerajaan tersebut dinamakanCandi GEDHONG PUTRI karna salh satu kerajaan dilamajang selain kerajaan Lamajang yang dipimpin prabu Arya wiraraja. Dan sekarang tinggal lah puing" bangunan karna bencana banjir dari gunung Semeru setelah diculiknya putri kerajaan
Oleh : Eka Putri
Tarantula (Kader PMII FDKI 22)

No comments:
Post a Comment