Pada saat kerajaan Mataram yang dibangun pada tahun 1500-an itu berada di wilayah yang memiliki banyak pohon nangka yang buahnya melimpah. Walhasil, rakyat Mataram saat itu mulai mencari cara untuk membuat masakan yang berbahan dasar nangka, terutama gori atau nangka muda.
Sebab, nangka tidak termasuk hasil pertanian yang diincar penjajah karena nilai jualnya rendah. Rakyatnya saat itu sangat" mencari tahu hingga pada suatu waktu ditemukan cara mengolah gori menjadi masakan. Yaitu dengan direbus cukup lama hingga teksturnya lembut, kemudian diberi bumbu rempah sederhana dan campuran kelapa.
Karena dimasak dalam porsi besar untuk orang banyak, maka wadahnya pun menggunakan ember besar dari logam dan diaduk menggunakan alat yang menyerupai dayung perahu. "Teknik mengaduk ini dalam Bahasa Jawa disebut hangudek atau hangudeg, dan dari sinilah nama gudeg berasal hingga sampai saat dikenal luas oleh banyak orang dan diera modern gudeg dapat diinovasi ada gudeg dari ayam,ikan,dan lain sebagainya.
Oleh : Eka Putri
Tarantula (Kader FDKI 22)

No comments:
Post a Comment