![]() |
| Daya Tarik dan Pengaruh Wifi pada Warung Kopi (Sumber Gambar: Riau1) |
Warung kopi
atau biasa disebut Warkop merupakan tempat yang sudah tidak asing lagi,
terutama bagi masyarakat Indonesia. Tempat dengan berbagai suasana, sebagai
bentuk keefektifan untuk berdialog, diskusi, wawancara, observasi. Warung kopi
juga bisa menjadi tempat apresiasi suatu argumentasi umum masyarakat yang
dilontarkan dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya suasana nongkrong,
melamun, bicara sana-sini, melainkan sebagai sebagai tempat bertemunya antar
individu dengan berbagai lintas budaya dan dengan berbagai latar belakang
masyarakat.
Warung Kopi juga memiliki fungsi
kemanusiaan, sebagai lahan untuk menjalin sebuah pertemanan yang diawali dari
suatu pertemuan. Warung Kopi seolah-olah menjadi semesta kecil yang
mempertemukan orang-orang asing yang kemudian menciptakan sebuah obrolan seru.
Segala perbedaan ragam manusia berintegrasi melalui tegukkan si hitam manis.
Semua kalangan hadir dalam tempat ini, mulai dari kalangan muda hingga orang
tua sekalipun.
Seiring perkembangan teknologi, kini
hampir seluruh warung kopi sudah menyediakan fasilitas wifi. Ini menjadi daya
tarik tersendiri, dan bahkan menjadi daya tarik pertama. Mayoritas akan memilih
warung kopi jika menyediakan wifi. Wifi memposisikan diri sebagai kewajiban
dalam warung kopi, wifi memberi kemudahan untuk menghubungkan smarphone, laptop
dan perangkat mobile lainnya dengan jaringan internet. Wifi memberikan
kenikmatan akses internet lebih stabil dibandingkan jaringan seluler.
Masyarakat sekarang adalah
masyarakat yang gandrung akan internet, tidak jarang mereka datang ke warung
kopi untuk mendapatkan akses internet sambil minum atau memang sekedar
mendapatkan akses internet. Semakin canggihnya teknologi, sosial media saat ini
umumnya menyediakan fitur location sharing. Sehingga pengguna dapat mengupdate
status dengan menyertakan lokasi. Hal semacam ini membantu para penikmat kopi
untuk mengunjungi suatu warung kopi. Dengan keistimewaan wifi, warkop juga
dapat dijadikan sebagai tempat langganan kopi darat, kopi darat artinya acara
kumpul-kumpul para pengguna internet yang aktif disuatu forum, grup atau
komunitas tertentu di internet. Biasanya mereka berkenalam lewat via media
sosial, seperti Instagram, facebook, whatsapp dan media sosial lainnya. Didalam
kopi darat inilah mereka saling bertemu dan berkomunikasi secara nyata, salah
satu pilihan mereka adalah warung kopi sebagai tempat untuk mengadakan acara
kopi darat tersebut.
Ketertarikan masyarakat terhadap
warung kopi bukan hanya dikarenakan soal tempat diskusi, obrolan, menyampaikan
argumentasi umum masyarakat, namun menjadi tempat kumpul-kumpul untuk mendapat
akses internet yang stabil dibandingkan dengan menggunakan akses internet dari
jaringan seluler. Dari berbagai latar belakang datang untuk mendapatkan akses
internet dari wifi ini, mulai dari pekerjaan, siswa yang ingin menyelesaikan
tugas sekolah, mahasiswa yang membuat karya tulis ilmiah dan bahkan para
pecandu game online turut meramaikan warung kopi ini. Daya tari wifi pada
warung kopi membuat tempat ini sepi akan diskusi. Mereka lebih mengutamakan
smartphone atau perangkat mobile lainnya dibandingkan untuk berbicara langsung,
apalagi diskusi. Esensi warung kopi sebagai tempat diskusi atau berbicara
santai, kini sedikit demi sedikit mulai luntur. Seolah-olah teman mereka bukan
lagi manusia, melainkan smartphone dan perangkat mobile lainnya, akibat dari
akses internet yang sangat stabil mereka dapatkan dari wifi yang terpasang di
warung kopi. Ini bisa dilihat ketika di tempat warung kopi, mereka lebih sibuk
memainkan smartphone daripada memperhatikan temannya. Tangan mereka tidak bisa
lepas dari smartphonenya. Istilah “yang jauh terasa dekat, tang dekat terasa
jauh” sangat cocok untuk menggambarkan suasana semacam itu.
Sekian dari penulis, semoga dengan
sedikit dari tulisan ini dapat bermanfaat bagi sahabat-sahabat yang lain,
sehingga merubah kebiasaan orang-orang
yang sudah yamg salah menafsirkan esensi tempat warung kopi.
Wallahul
muwafiq ila aqwamit thariw. Wassalamu`alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Oleh: Sahabat Irwan

No comments:
Post a Comment