Friday, April 17, 2020

PERAN MAHASISWA PERGERAKAN DALAM MEMERANGI PANDEMI GLOBAL



Dedy Dores Armada PMII Rayon persiapan KH. WAHAB CHASBULLAH LUMAJANG
Dedy Dores Armada PMII Rayon persiapan KH. WAHAB CHASBULLAH LUMAJANG


        Meluasnya virus covid-19 atau lebih terkenal dengan sebutan virus corona yang berasal dari kota wuhan cina ini telah menyudutkan dunia dalam posisi yang sangat genting. Bahkan beberapa negara juga sudah menyatakan lockdown atau lebih umum dikenal dengan protokol darurat. Kondisi lockdown ini merupakan tindakan darurat yang mana mewajibkan masyrakat untuk sementara waktu dicegah memasuki atau meninggalkan area atau bangunan yang telah ditentukan selama ancaman bahaya berlangsung.
Di indonesia penyebaran virus covid-19 ini cukup membuat masyarakat merasa panik dan ketakutan, setelah beberapa bulan dinyatakn aman, indonesia justru dibuat panik karena adanya kabar bahwa ada seorang warga negara jepang berdansa dengan warga indonesia, setelah kabar ini menyebar kepanikan langsung melanda masyarakat indonesia. Belum lagi dengan banyaknya berita hoaks yang beredar terkait bertambahnya kasus infeksi virus corona dan seputar serangan virus corona di indonesia semakin membuat keruh suasana dan juga membuat pemerindah kewalahan menangani pandemi ini. Lantas bagaimana kita selaku mahasiswa pergerakan yang disebut sebagai generasi millenial, berintelektual, dan juga dikatakan sebagai agen of change berperan dalam situasi pendemi global seperti ini ? apa saja yang harus kita lakuakan sebagai upaya membantu pemerintah memerangi pandemi wabah virud corona ini ?
            Sebagai generasi millenial yang lahir pada zaman dimana kecanggihan teknologi dan informasi berada di gengaman kita sudah sepantasnya kita peduli kepada mereka yang panik dan khawatir karena beredarnya berita tentang bertapa gentingnya situasi ini tanpa faham tentang sumber informasi tersebut. Lalu bagaimana langkah kita untuk mengatasi keadaan seperti itu ?, nah disini saya punya beberapa langkah untuk menangani kepanikan daan kekhawatiran tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut :
1.      Sebarkan informasi valid
Banyaknya grup WhatsApp menjadi salah satu sumber beredarnya berita hoaks, banyak orang yang tidak mengetahui kebenaran dan sumber dari informasi yang beredar gampang mempercayai berita tersebut bahkan ikut menyebarkan berita tersebut ke grup-grup lainya. Untuk itu kita selaku orang yang faham harus turut serta aktif dalam menyaring informasi yang beredar dan menyebarkan informasi yang sudah valid dan sumbernya terpercaya.
2.      Menjaga kesehatan diri sendiri
Karena penyebaran virus corona ini pasif maka semua kalangan masyarakat memiliki potensi terinfeksi oleh virus covid-19 ini. Karena itulah kita perlu menjaga kesehatan diri sendiri, bagaimana mungkin kita membantu pemerintah memerangi pandemi virus covid-19 ini sedangkan diri kita sendiri malah terinfeksi.
3.      Mempromosikan secara meneluruh tentang virus corona dan pola hidup sehat kepada masyarakat.
Virus covid-19 ini cepat menyebar dikarenakan beberapa faktor diantaranya adalah sistem imun yang lemah dan pola hidup yang kurang sehat. Banyak masyarakat yang menganggap sepele tentang pola hidup yang sehat, terlebih dari kalangan menengah kebawah. Karena kebiasaan yang menjadi budaya ini lah yang menjadi salah satu  penyebab infeksi virus corona semakin menyebar luas. Maka kita selaku generasi muda yang berpendidikan yang mengemban tugas agen of control dan agen of change  sudah merupaka kewajiban bagi kita untuk melakukan pendekatan kepada mereka, mengayomi mereka dan mengajari mereka semua yang berkaitan dengan virus corona baik itu gejala awal, pencegahan dan penyebaranya dan tidak lupa juga dengan promosi pola hidup sehat kepada mereka agar sistem imun mereka terjaga. Masyarakat pasti akan terbukan dan antusias dengan kegiatan ini. Karena dikondisi yang seperti saat ini mereka pasti merasa panik dan khawatir, selain itu kegiatan ini dapat kita lakuakan dalam lingkup lingkungan sekitar dan keluarga kita sendiri
            Selain langkah langkah diatas, kita selaku mahasiswa juga harus berkolaborasi dengan pemerintah dalam memerangi pandemi virus covid-19 ini. Sekaranglah saatnya kita taat pada kebijakan pemerintah dan arahan dari aparat. Salah satunya dengan menerapkan juga mempromosikan Physical disctancing (menjaga jarak fisik), memakai masker ketika merasa merasa gejala awal,cek suhu tubuh, menjaga kebersiha, rajin cuci tangan setelah beraktifitas,hindari keramaian dan tetap #dirumahaja.

No comments:

Post a Comment

PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA

KOMISARIAT INSTITUT AGAMA ISLAM SYARIFUDDIN

RAYON FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM