Minggu, 02 Agustus 2020. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia
(PMII) Rayon Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAI Syarifuddin
Lumajang mengadakan pelatihan sulam strimin yang dilaksanakan di Rumah
Inspirasi, Wonorejo Lumajang. Pelatihan sulam strimin ini selain untuk
pelatihan juga melatih ketelitian tangan
serta kejelian mata.
Sulam strimin juga merupakan seni menghias kain dengan jahitan (tusukan)
untuk memperkaya dan menambah keindahan kain. Sulaman pada kain strimin sendiri
merupakan jenis sulaman dengan pola atau motif yang terhitung karena dikerjakan
pada kain strimin.
Sulaman pada kain strimin memiliki tampilan yang khas dari setiap
macamnya. Tampilan tersebut sangat terlihat pada tusuk hias yang digunakan pada
sulaman. Secara umum, tusuk hias yang digunakan untuk sulaman pada kain strimin
terdiri dari dua macam tusuk hias yaitu tusuk datar dan tusuk silang. Sulaman
berwarna pada kain strimin dibagi menjadi empat jenis sulaman. Sulaman tersebut
yaitu, sulaman kruistik, sulaman Holbein, sulaman Assisi, dan sulaman taula
Swedia.
Sulam strimin saat ini termasuk langka dan bisa dikatakan hampir
tidak terekspos, hanya segelintir orang yg mau mempelajarinya. "Belajar
menyulam itu tidak harus pintar, cukup dengan ketelatenan saja, dengan sekali
pelatihan kalau telaten ya pasti bisa." jelas sahabati fiqoini pemandu
pelatihan sulam strimin.
Sulam strimin memiliki daya tarik klasik dan keunikan tersendiri,
setiap pencinta seni pasti mengetahui kadar pembuatan yang super ekstra
ketelatenannya. "Dengan adanya pelatihan ini kita juga harus bisa
mempertahankan karya-karya yang sudah langka dan membudidayakan kembali supaya
tidak punah ditelan masa." imbuh sahabati dian novita selaku ketua rayon
FDKI.
"Kalau menurut saya proses sulam strimin ini ya memang harus
dengan ketelitian dan kesabaran, juga Tidak terlalu sulit bila belajar lebih
sering dan bisa juga dibuat bisnis jika memang mau." Kata salah satu
anggota yang mengikuti pelatihan strimin.
Maka, mari bersama-sama menjaga dan membudayakan karya pendahulu
kita karena sejatinya mereka adalah jalan yang membawa kita semua pada era saat
ini.
Penulis: Zubaidah (Biro Kaderisasi Rayon FDKI IAI Syarifuddin)

No comments:
Post a Comment